01Cara membuat kumpulan lembar kerja
Pilih ukuran grid, jumlah lembar, tata letak kertas, arah pencarian, dan kolom cetak. Masukkan seed bila kumpulan perlu dibuat ulang; jika kosong alat akan membuatnya. Periksa semua lembar, buat ulang satu susunan bila perlu, lalu cetak setelah pratinjau siap.
02Memilih ukuran grid untuk aktivitas
Grid 3×3 memberi pengantar singkat, 4×4 cocok untuk aktivitas ringkas, sedangkan 5×5 atau 6×6 menambah lokasi pencarian. Label tugas ini tidak bergantung usia dan bukan tingkat kelas atau kemampuan. Ubah ukuran menurut kenyamanan dan ketepatan.
03Mengutamakan ketepatan di kelas
Jelaskan urutan sebelum mulai dan sediakan ronde pertama tanpa waktu. Pasangan dapat memeriksa target berikutnya, bukan berlomba. Jika waktu dipakai, simpan hasil individu secara pribadi dan bahas urutan benar tanpa menunjuk peserta tercepat atau terlambat.
04Mode proyektor
Mode proyektor menampilkan satu grid besar bersama. Hitung mundur kelas bersifat opsional, dapat dijeda, dan terpisah dari waktu individu. Grid Baru mengganti susunan; Petunjuk hanya menunjukkan angka berikutnya tanpa menyimpan jawaban.
05Pengaturan cetak dan kertas
Tersedia A4, US Letter, potret, lanskap, serta satu sampai enam lembar per halaman. Pencetakan browser berjalan lokal. Halaman siswa dan referensi guru dipisahkan agar panduan tidak tercampur dengan lembar siswa.
06Privasi siswa
Halaman tidak meminta daftar nama, akun, email, atau hasil individu. Nama, tanggal, kelas, waktu, dan kesalahan hanyalah kolom kosong pada hasil cetak. Batch ID hanya mengenali susunan dan tidak memuat informasi siswa.
07Aksesibilitas dan penggunaan inklusif
Opsi huruf besar dan kontras tinggi berlaku pada pratinjau dan cetakan. Kontrol memiliki label, lembar dapat dipilih dengan keyboard, dan tombol cetak dibuat jelas. Sediakan versi tanpa waktu atau ukuran lain bila tata letak tidak nyaman.
08Hal yang tidak dinilai aktivitas
Hasil lembar tidak menentukan perhatian, kemampuan membaca, tingkat belajar, atau kondisi kesehatan. Layar, kertas, petunjuk, kebiasaan, cara input, dan suasana kelas ikut memengaruhi pengerjaan.